Jumat, 03 Mei 2013

RERANGKA KONSEPTUAL SUATU MODEL


1.       Tujuan Pelaporan Keuangan
·         Pemakai Dan Kepentingannya
Tujuan kepentingan pemakai antara lain adalah pertanggungjawaban, kebermanfaatan keputusan, riset keungan dan pasar, penetuan tarif, penetuan pajak, pengendalian sosial, pengendalian alokasi sumber daya ekonomik, dan pengukuran kinerja entitas.
·         Tujuan Pelaporan Keuangan menurut Bloom dan Elgers (1995):
Tujuan fungsional adalah tujuan masyarakata atau organisasi secara keseluruahan tanpa memperhatikan tujuan masing-masing individual di dalamnya.
Tujuan bersama adalah satu atau beberapa tujuan individual yang sama  tujuan individual lainnya.
Tujuan kelompok dominan adalah adalah yang  tujaunnya mempunyai konsekuensi keputusan atau tindakan mempengaruhi secara kuat semua anggota lainnya.
2.       Karakteristik Kualitatif Informasi
·         Nilai Informasi
Informasi dikatakan mempunyai nilai (kebermafaatan keputusan) apabila informasi tersebut:
a.       Menambah pengetahuan pembuat keputusan tentang keputusannya di masa lalu, sekarang dan masa dating
b.      Menambah keyakinan para pemakai mengenai probabiltas terealisasinya suatu harapan dalam kondisi ketidakpastian
c.       Mengubah keputusan atau perilaku pemakai
·         Keterpahaman (understandbility)
Keterpahaman adalah kemampuan informasi untuk dapat dicerna maknanya oleh pemakai. Ini mengisyaratkan pembuat kebijakan harus berusaha agar informasi mempunyai kualitas untuk dapat dipahami.
·         Keterpautan (relevance)
Ketetpautan atau kerelavananadalah kemampuan informasi unuk membantu pemakai membedakan beberapa alternative keputusan sehingga pemakai dapat dengan memntukan pilihan.
·         Nilai Prediktif (predictive Value)
Nilai predektif adalah kemampuan informasi untuk membantu pemakai dalam meningkatkan probabilitas bahwa harapan-harapan akan hasil suatu kejadian masa lalu atau masa dating terjadi.
·         Nilai Balikan (feedback value)
Nilai balikan adalah kemampuan informasi untuk membantu pemakai dalam mengkomfirmasi dan mengkoreksi harapan-harapan pemakai di masa lalu.
·         Ketepatwaktuan (timeliness)
Ketepatwaktuaan adalah tersedianya informasi bagi pemakai keputusan pada saat dibutuhkan sebelum informasi tersebut kehilangan kekuatan untuk mempengaruhi keputusan.
·         Keterandalan (realibility)
Keterandalan adalah kemampuan informasi untuk member keyakinan bahwa inforamsi tersebeut benar atau valid da bisa diandalkan.
·         Ketepatan Penyimbolan (representational faithfulness)
Ketepatan penyimbolan adalah kesesuain atau kecocokan antara pengukur atau deskripsi (representasi) dan fenomena yang diukur atau dideskripsi.
·         Keterujian  (verifiability)
Keterujian adalah kemampuan informasi untuk memberi keyakinan yang tinggi kepada para pemakai karena tersedianya sarana bagi para pemakai untuk menguji secara indipenden ketepatan penyimbolan.
·         Kenetralan
Kenetralan adalah ketidakberpihakan pada grup tertentu atau ketakberbiasaan (unbiasedness) dalam perlakuan akuntansi.
·         Keterbandingan
Keterbandingan adalah kemampuan informasi untuk membantu para pemakai mengidentifikasi persamaan dan perbedaan antara dua perngkat fenomena ekonomik.
·         Materilitas (materiality)
Materialitas adalah besar-kecilnya atau magnitude suatu penghilangan atau salahsaji informasi akuntansi yang menjadikan besar kemungkinan bahwh pertimbanganseorangyang menandalkan diri pada informasi tersebut berubah atau berpengaruh oleh penghilangan/ pengabaianatau salah saji.


Refensi
Suwardjono. (2012). Teori akuntansi perekayasaan pelaporan keuangan. Yogyakarta: BPFE- yogyakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar