Jumat, 08 April 2011

Protokol Zionis

Protokol Zionis


Mungkin bebarapa orang dari kita pernah mendengar atau pernah membaca protocol of zion,mungkin juga dari kita belum pernah mendengar atau membacanya.protocol of zion atau protokol zionis sendiri mempunyai bermacam-macam ada versi Mayer Amshell Rothschild dan Theodor Herzl yang disusun tahun 1895 di Basel-Swiss.Yang kemudian dialih bahasakan menjadi bahasa Rusia oleh Sergyei A. Nilus, dan dikemudian dialihbahasakan kembali ke Bahasa Inggris oleh Victor E. Marsden dengan judul “The Protocols Of The Learned Elders Of Zion”.
Protocol of zion atau protokol zionis merupkan panduan bagi zionisme dan pengikutnya dalam menjalankan agenda konspirasi global,yang pada intinya untuk menguasai dunia,
Berikut ini dipaparkan Protokol Zionis versi Mayer Amshell Rothschild yang disusun tahun 1773 di Judenstrasse, Frankfurt, Jerman. Protokol ini terdiri dari 25 Butir, yang kemudian dibeberkan dalam Konferensi Zionis I tahun 1897 di Swiss.
1. Manusia itu lebih banyak cenderung pada kejahatan ketimbang kebaikan. Sebab itu, Konspirasi harus mewujudkan ‘hasrat alami’ manusia ini. Hal ini akan diterapkan pada sistem pemerintahan dan kekuasaan. Bukankah pada masa dahulu manusia tunduk kepada penguasa tanpa pernah mengeluarkan kritik atau pembangkangan? Undang-undang hanyalah alat untuk membatasi rakyat, bukan untuk penguasa.
2. Kebebasan politik sesungguhnya utopis. Walau begitu, Konspirasi harus mempropagandakan ini ke tengah rakyat. Jika hal itu sudah dimakan rakyat, maka rakyat akan mudah membuang segala hak dan fasilitas yang telah didapatinya dari penguasa guna memperjuangkan idealisme yang utopis itu. Saat itulah, konspirasi bisa merebut hak dan fasilitas mereka.
3. Kekuatan uang selalu bisa mengalahkan segalanya. Agama yang bisa menguasai rakyat pada masa dahulu, kini mulai digulung dengan kampanye kebebasan. Namun rakyat banyak tidak tahu harus melakukan apa dengan kebebasan itu. Inilah tugas konspirasi untuk mengisinya demi kekuasaan, dengan kekuatan uang.
4. Demi tujuan, segala cara boleh dilakukan. Siapa pun yang ingin berkuasa, dia mestilah meraihnya dengan licik, pemerasan, dan pembalikkan opini. Keluhuran budi, etika, moral, dan sebagainya adalah keburukan dalam dunia politik.
5. Kebenaran adalah kekuatan konspirasi. Dengan kekuatan, segala yang diinginkan akan terlaksana.
6. Bagi kita yang hendak menaklukkan dunia secara finansial, kita harus tetap menjaga kerahasiaan. Suatu saat, kekuatan konspirasi akan mencapai tingkat di mana tidak ada kekuatan lain yang berani untuk menghalangi atau menghancurkannya. Setiap kecerobohan dari dalam, akan merusak program besar yang telah ditulis berabad-abad oleh para pendeta Yahudi.
7. Simpati rakyat harus diambil agar mereka bisa dimanfaatkan untuk kepentingan konspirasi. Massa rakyat adalah buta dan mudah dipengaruhi. Penguasa tidak akan bisa menggiring rakyat kecuali ia berlaku sebagai diktator. Inilah satu-satunya jalan.
8. Beberapa sarana untuk mencapai tujuan adalah: Minuman keras, narkotika, perusakan moral, seks, suap, dan sebagainya. Hal ini sangat penting untuk menghancurkan norma-norma kesusilaan masyarakat. Untuk itu, Konspirasi harus merekrut dan mendidik tenaga-tenaga muda untuk dijadikan sarana pencapaian tujuan tersebut.
9. Konspirasi akan menyalakan api peperangan secara terselubung. Bermain di kedua belah pihak. Sehingga Konspirasi akan memperoleh manfaat besar tetapi tetap aman dan efisien. Rakyat akan dilanda kecemasan yang mempermudah bagi konspirasi untuk menguasainya.
10. Konspirasi sengaja memproduksi slogan agar menjadi ‘tuhan’ bagi rakyat. Dengan slogan itu, pemerintahan aristokrasi keturunan yang tengah berkuasa di Perancis akan diruntuhkan. Setelah itu, Konspirasi akan membangun sebuah pemerintahan yang sesuai dengan Konspirasi.
11. Perang yang dikobarkan konspirasi secara diam-diam harus menyeret negara tetangga agar mereka terjebak utang. Konspirasi akan memetik keuntungan dari kondisi ini.
12. Pemerintahan bentukan Konspirasi harus diisi dengan orang-orang yang tunduk pada keinginan konspirasi. Tidak bisa lain.
13. Dengan emas, konspirasi akan menguasai opini dunia. Satu orang Yahudi yang menjadi korban sama dengan seribu orang non-Yahudi (Gentiles/Ghoyim) sebagai balasannya.
14. Setelah konspirasi berhasil merebut kekuasaan, maka pemerintahan baru yang dibentuk harus membasmi rezim lama yang dianggap bertanggungjawab atas terjadinya semua kekacauan ini. Hal tersebut akan menjadikan rakyat begitu percaya kepada konspirasi bahwa pemerintahan yang baru adalah pelindung dan pahlawan dimata mereka.
15. Krisis ekonomi yang dibuat akan memberikan hak baru kepada konspirasi, yaitu hak pemilik modal dalam penentuan arah kekuasaan. Ini akan menjadi kekuasaan turunan.
16. Penyusupan ke dalam jantung Freemason Eropa agar bisa mengefektifkan dan mengefisienkannya. Pembentukan Bluemasonry akan bisa dijadikan alat bagi konspirasi untuk memuluskan tujuannya.
17. Konspirasi akan membakar semangat rakyat hingga ke tingkat histeria. Saat itu rakyat akan menghancurkan apa saja yang kita mau, termasuk hukum dan agama. Kita akan mudah menghapus nama Tuhan dan susila dari kehidupan.
18. Perang jalanan harus ditimbulkan untuk membuat massa panik. Konspirasi akan mengambil keuntungan dari situasi itu.
19. Konspirasi akan menciptakan diplomat-diplomatnya untuk berfungsi setelah perang usai. Mereka akan menjadi penasehat politik, ekonomi, dan keuangan bagi rezim baru dan juga di tingkat internasional. Dengan demikian, konspirasi bisa semakin menancapkan kukunya dari balik layar.
20. Monopoli kegiatan perekonomian raksasa dengan dukungan modal yang dimiliki konspirasi adalah syarat utama untuk menundukkan dunia, hingga tidak ada satu kekutan non-Yahudi pun yang bisa menandinginya. Dengan demikian, kita bisa bebas memainkan krisis suatu negeri.
21. Penguasaan kekayaan alam negeri-negeri non-Yahudi mutlak dilakukan.
22. Meletuskan perang dan memberinya—menjual—senjata yang paling mematikan akan mempercepat penguasaan suatu negeri, yang tinggal dihuni oleh fakir miskin.
23. Satu rezim terselubung akan muncul setelah konspirasi berhasil melaksanakan programnya.
24. Pemuda harus dikuasai dan menjadikan mereka sebagai budak-budak konspirasi dengan jalan penyebarluasan dekadensi moral dan paham yang menyesatkan.
25. Konspirasi akan menyalahgunakan undang-undang yang ada pada suatu negara hingga negara tersebut hancur karenanya

Harapan saya, bahwa kita harus mawas diri dalam menghadapi Negara Israil, yang berhaluan Zionis. Mawas diri bukan berarti kita mengucilkan, embargo, atau menjelek-jelekkan mereka. Di antara sekian juta bangsa Yahudi, sebenarnya hanya beberapa orang saja yang memperjuangkan dan berhaluan zionisme. Akan tetapi yang sedikit ini memegang kekuasaan dan kendali politik Israil.

Dari beberapa sumber dan perubahan
http://aryantoabidin.blogspot.com/2009/09/isi-protokol-zionis-versi-theodor-herzl.html
http://sejarah.kompasiana.com/2010/06/02/manifestasi-protokol-zionisme/
http://konspirasi.com/protokol-zionis/

Si Pahit Lidah

Tersebutlah kisah seorang pangeran dari daerah Sumidang Sumatera Selatan, bernama Serunting. Anak keturunan raksasa bernama Putri Tenggang ini, dikhabarkan berseteru dengan iparnya yang bernama Aria Tebing. Sebab permusuhan ini adalah rasa iri-hati Serunting terhadap Aria Tebing.

Dikisahkan, mereka memiliki ladang padi bersebelahan yang dipisahkan oleh pepohonan. Dibawah pepohonan itu tumbuhlah cendawan. Cendawan yang menghadap kearah ladang Aria tebing tumbuh menjadi logam emas. Sedangkan jamur yang menghadap ladang Serunting tumbuh menjadi tanaman yang tidak berguna.

Perseteruan itu, pada suatu hari telah berubah menjadi perkelahian. Menyadari bahwa Serunting lebih sakti, Arya Tebing menghentikan perkelahian tersebut. Ia berusaha mencari jalan lain untuk mengalahkan lawannya. Ia membujuk kakaknya (isteri dari Serunting) untuk memberitahukannya rahasia kesaktian Serunting.

Menurut kakaknya Aria Tebing, kesaktian dari Serunting berada pada tumbuhan ilalang yang bergetar (meskipun tidak ditiup angin). Bermodalkan informasi itu, Aria Tebing kembali menantang Serunting untuk berkelahi. Dengan sengaja ia menancapkan tombaknya pada ilalang yang bergetar itu. Serunting terjatuh, dan terluka parah. Merasa dikhianati isterinya, ia pergi mengembara.

Serunting pergi bertapa ke Gunung Siguntang. Oleh Hyang Mahameru, ia dijanjikan kekuatan gaib. Syaratnya adalah ia harus bertapa di bawah pohon bambu hingga seluruh tubuhnya ditutupi oleh daun bambu. Setelah hampir dua tahun bersemedi, daun-daun itu sudah menutupi seluruh tubuhnya. Seperti yang dijanjikan, ia akhirnya menerima kekuatan gaib. Kesaktian itu adalah bahwa kalimat atau perkataan apapun yang keluar dari mulutnya akan berubah menjadi kutukan. Karena itu ia diberi julukan si Pahit Lidah.

Ia berniat untuk kembali ke asalnya, daerah Sumidang. Dalam perjalanan pulang tersebut ia menguji kesaktiannya. Ditepian Danau Ranau, dijumpainya terhampar pohon-pohon tebu yang sudah menguning. Si Pahit Lidah pun berkata, “jadilah batu.” Maka benarlah, tanaman itu berubah menjadi batu. Seterusnya, ia pun mengutuk setiap orang yang dijumpainya di tepian Sungai Jambi untuk menjadi batu.

Namun, ia pun punya maksud baik. Dikhabarkan, ia mengubah Bukit Serut yang gundul menjadi hutan kayu. Di Karang Agung, dikisahkan ia memenuhi keinginan pasangan tua yang sudah ompong untuk mempunyai anak bayi

http://www.ceritaanak.net/tag/cerita-rakyat-si-pahit-lidah/

Kamis, 07 April 2011

Puisi Ust. Aus Hidayat Nur

Katakanlah, inilah jalanku,

Melebur satu dalam dakwah ke jalan Allah,

berjumpa karena taat kepada-Nya

Dan Allah yang mengetahui menghimpun hati-hati para da'ie dalam cinta-Nya

Lapang dada merupakan syarat terendahnya , itsar bentuk tertingginya

Bersaudaralah dengan muslimin sedunia, utamanya mukmin mujahidin

Lekatnya ikatan hati berjalin dalam nilai-nilai persaudaraan



Karena inilah kafilah kebenaran yang penuh berkah

Hilangkan keraguan dan pastikan kejujurannya

penuh keyakinan Kepada Allah, Rasul, Islam, Qiyadah dan Junudnya

Kepercayaan yang dilandasi iman suci



Dakwah tugas utamamu sedang lainnya hanya selingan

Engkau da'i sebelum apapun adanya engkau

Padukan seluruh potensimu libatkan dalam jalan ini,

Ikhlas di setiap langkah menggapai satu tujuan



Berjalan lempang jauh dari penyimpangan

Istiqomah dalam perjuangan dengan kaki tak tergoyahkan

Buah dari sabar meniti jalan, teguh dalam barisan

Hati dan jiwa yang tegar walau banyak rintangan



Sedangkan tiap tetes keringat berpahala lipat ganda

Karena yang disisi Allah lebih mulia, sedang di sisimu fana belaka

Bersedialah banyak kehilangan dengan sedikit menerima

Bukti kesetiaan dan kesiapan memberi, pantang meminta



karenanya nikmat akan bertambah melimpah penuh berkah

Taat adalah wujud syukurmu kepada hidayah Allah

Alqur-an dan Sunnahnya serta orang-orang bertaqwa yang tertata



Tinggalkan kemalasan, lamban, dan berpangkutangan

Kerjakeras tak kenal lelah adalah rumusnya,

Tinggikan kalimat Allah rendahkan ocehan syaitan durjana

Sungguh-sungguh di medan perjuangan melawan kebatilan



Bangun aktifitas secara tertib tuk mencapai kejayaan

Dari diri pribadi, keluarga, masyarakat hingga negara

Sasarannya adalah perbaikan dan perubahan, al ishlah wa taghyir

yang bernilai adalah kerja bukan semata ilmu apalagi lamunan

Membangun kejayaan ummat kapan saja dimana saja berada



katakan Allahu ghayatuna

Berikan hatimu untuk Dia,

Sesungguhnya sholatku ibadahku, hidupku dan matiku semata bagi Rabb semesta

Seperti Kata Abul Anbiya,

Menghiasi hati, memotivasi jiwa untuk berkarya



Seperti Mughirah bin Syu'bah di hadapan Rustum Panglima Kisra

Hendaknya engkau fanatis dan bangga dengannya

Mengerti tentang Islam, Risalah Anbiya dan warisan ulama

Jika engkau cinta maka dakwah adalah faham

Pergilah ke hati-hati manusia ajaklah ke jalan Rabbmu

Itu lebih baik dari dunia dan segala isinya
Jalan dakwah panjang terbentang jauh ke depan

saling berjanji untuk menolong syariat-Nya



http://wafuyusay.blogspot.com/2010/08/renungan-untuk-aktivis-dakwah_6094.html

Rabu, 06 April 2011

sejarah 4 lawang


arti kata lawang yang sesungguhnya adalah lawangan atau pamitan, yaitu orang yang terkemuka atau sesepuh dan dapat pula diartikan pahlawan.

Pada zaman nenek moyang kita dulu, terdapat empat pahlawan yang merangkap jadi iman dan juga menjadi pimpinan didaerah empat lawang dengan kawasan wilayah :

I. Marga tedajen, sekarang disebut marga lubuk puding dengan zuriatnya sekarang ini adalah pangeran halek, demang achmad (dari komering) istrinya adik pangeran (mariatul) anaknya bapak hasan belando, bapak drs. Halek dll.

Ii. Marga kejaten mandi musi ulu, sekarang disebut marga tanjung raya dengan zuriatnya : Pangeran h. Abubakar anaknya pasirah a. Zaini (alm) dll

iii. Marga muara pinang, dengan zuriatnya pasirah sani.

Iv. Marga muara danau, dengan zuriatnya pangeran majid anaknya pasirah a.k. Matjik dan demang umar.

Disamping keempat marga tersenut diatas, ada marga tersendiri dulu disebut miji, kalau sekarang disebut dengan istimewa yaitu marga singkap dalam musi ulu, sekarang disebut marga karangdapo, daerahnya meliputi talang padang, yang dipimpin oleh puyang kagede yang nama aslinya nung kodo lindung.

Daerah marga tedajen / marga lubuk puding dari wates sampai karangdapo, daerah marga kejatan mandi musi ulu / marga tanjung raya adalah dari dusun kungkilan terus kearah pagaralam sampai ke marga gunung meraksa, yang kearah tebing tinggi sepanjang sungai musi sampai ke saling.

Dari dusun muara pinang sampai dusun sawah disebut lintang kiri dikenal sebagai marga semidang,

puyangnya ialah serunting sakti, sedangkan daerah muara danau disebut lintang kanan.

Sesudah zaman belanda daerah ini menjadi 13 (tiga belas) marga yaitu : Marga saling, marga kupang, marga batu pance, marga talang padang, marga tanjung raya, marga karangdapo, marga lubuk puding, marga gunung meraksa, marga tanjung raman, marga babatan, marga muara danau, marga muara pinang dan marga seleman.

Pada zaman sunan palembang berperang dengan tentara tuban di jawa, pada waktu itu sunan mengirim utusan ke empat lawang memohon bantuan untuk berperang dengan kerajaan tuban, maka empat pahlawan ditambah puyang kagede bersedia membantu sunan, dengan membawa empat puluh pasukan lalu mereka berkumpul disebuah batu besar,. Untuk berunding/berencana/bemance

batu besar tempat mereka berunding akhirnya menjadi sebuah daerah dan menjadi marga singkap pelabuhan dan terakhir berubah menjadi marga batu pance, dari hasil perundingan mereka diatas batu besar tadi, mereka langsung berangkat ke tuban beserta pasukan masing masing dan langsung berperang denga kerajaan tuban.

Kerajaan tuban kalah, tetapi puyang/pahlawan dari muara pinang mati terbunuh, mengakui kekalahannya kerajaan tuban menyerahkan : Gong pusaka gading, kelinteng aur lanting dan anak raja, satu perempuan dan satu lelaki, sebagai ganti puyang yang terbunuh waktu berperang.

Anak raja yang laki tadi didudukan di muara pinang, sedangkan yang perempuan kimpoi dengan salah satu anggota pasukan, dan terus dilinggihkan (dudukan) yang mana sekarang menjadi dusun lingge.

Sedangkan kelintang aur lanting sampai sekarang ini masih ada di marga karangdapo, dan gong pusaka gading sampai sekarang ini tidak tahu dimana keberadaannya.

Setelah menang berperang, para pahlawan ini kembali ke palembang melaporkan kepada sunan, bahwa mereka sudah menaklukan kerajaan tuban

semua pahlawan ini oleh sunan palembang ditempatkan khusus dirumah rakit diatas sungai musi, kepulangan para pahlawan ini menimbulkan banyak yang iri atas keberhasilan mereka menaklukan kerajaan tuban, akhirnya mereka memfitnah para pahlawan ini dengan mengatakan, bahwa para pahlawan ini akan menaklukan sunan palembang, “kerajaan tuban saja bisa ditaklukan, apalagi sunan palembang”.

Akhirnya sunan palembang termakan fitnah ini, yang akhirnya sunan palembang berencana untuk memusnahkan para pahlawan ini, dengan dalih menyambut para pahlawan ini sunan palembang mengadakan jamuan makan malam di istana sunan dengan mengundang para pahlawan ini.

Tetapi pada waktu itu puyang kagede telah mencium niat tidak baik sunan ini, bahwa makanan ini hanya jebakan saja, maka pada malam itu puyang kagede tidak hadir dengan alas an sakit, apa yang telah diduga oleh puyang kagede ternyata benar, sebab semua yang hadir dapat ditawan oleh sunan dalam keadaan mabuk.

Melihat hal ini puyang kagede tidak tinggal diam, maka mengamuklah puyang kagede dengan menyerang istana sunan, yang akhirnya dapat membebaskan puyang puyang yang lain, dengan kesaktian yang dimiliki puyang kagede dan puyang yang lain akhirnya terjadi peperangan besar, sunan palembang mengalami kekalahan dan juga terbunuhnya anak sunan palembang.

Akhirnya sunan palembang mengadakan damai dengan para empat lawang ini, dimana diambil kebijakan bahwa nyawa harus ganti nyawa, karena putra mahkota sunan palembang meninggal, sebagai gantinya puyang kagede harus tinggal di istana sunan dan diangkat anak oleh sunan.

Semua sisa pasuka kembali ke empat lawang, kecuali puyang kagede yang harus tinggal di palembang.

Berselang beberapa tahun kemudian terjadi keributan diantara puyang puyang lain di empat lawang, ini mungkin istilah lintang berebut kundu, berebut siapa yang tua yang patut jadi pemimpin.

Akhirnya beberapa puyang mengambil inisiatif untuk mengadakan semedi , siapa yang patut jadi pemimpin diantara mereka, beberapa hari kemudian didapatlah petunjuk, bahwa “ kenapa puyang yang bertuah (punya kelebihan) ditinggal di palembang”.

Maka dikirimlah utusan ke sunan palembang untuk menemui puyang kagede, maka diadakanlah perundingan dengan sunan palembang, puyang kagede dan para puyang yang lainnya yang akhirnya disepakati puyang kagede diangkat sunan sebagai perwakilannya didaerah uluan palembang yang berkedudukan di tebing tinggi, dengan istilah pepatih/perwakilan sunan.

Pada zaman belanda daerah tebing tinggi dipegang oleh assisten residen, setelah berkembang dan berjalan cukup lama, kedudukan assisten ini akhirnya dipindahkan ke lahat, mungkin ada pertimbangan pertimbangan lainnya oleh pemerintah belanda dahulu, sedangkan pertimbangan sunan dulu adalah selain puyang kagede mewakili sunan diseluruh daerah uluan juga pertimbangan dapat berkumpul kembali ke daerah puyang puyang di empat lawang.
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5756926">

Sabtu, 02 April 2011

Belum ada judul

Ketika terbangun dari tidurku pagi ini
Aku bertanya dalam hati
Apakah aku sudah bersyukur di hari kemaren?
Apakah pagi ini aku harus besyukur?
Dan jika aku haru bersyukur
Lalu bersyukur untuk apa?

Apakah harus bersyukur karena allah telah menutupi aib-aib ku
karena dari  lahir hingga sekarang tak terhitung aib yang telah diperbuat
Dan sungguh allah maha melihat dan mendengar  semua tindak tandukku selama ini
Namun tuhanku yang maha agung selalu menutupi aib-aibku

Ataukah bersyukur karena allah telah menanamkan rasa cinta
Rasa cinta kepada saudara-saudara yang selalu bersamaku
Karena ku tahu allah hanya  menampakkan perbuatan baikku saja
Meraka hanya melihat betapa hebatnya diriku
Meraka hanya melihat betapa baiknya sikapaku
Meraka hanya melihat betapa mulianya hatiku
Sehingga mereka “buta”dengan segala aib-aibku

Sebuah do’a dan syukurku pagi
Yaa allah yaa rabb
Aku bersyukur pagi ini,engkau telah menutupi semua aib-aibku
Walaupun aku sering mengorek aib-aib saudaraku
Aku bersyukur pagi ini,engkau masih menanamkan rasa cinta dihati saudara-saudaraku
Walaupun rasa cinta terhadap saudaraku kadang tak ada

Ya allah
Jagalah hamba dan saudara-saudara dari perbuatan mengorek aib saudara sendiri
Jagalah hamba dan saudara-saudara  hamba dalam cintamu

Sebuah catatan dari diskusi di tangga masjid al-muqtashidin